Menjadi koas itu gampang-gampang susah, ada enak ada enggaknya. Kalau lagi enak ya seneng, kalau lagi ga enak ya sabar aja.
Koas kalau di rumah sakit menduduki kasta paling bawah, ya benar, PALING bawah. Kalau dibanding dengan konsulen, dokter umum atau para residen jelas koas di bawah.
Kedudukan koas juga agak beda tipis sama akademi keperawatan yang masih berbaik hati manggil koas dengan 'kak koas'.
Dengan suster? Posisinya bisa sama atau bisa beda bumi dan langit, tergantung hati dari susternya.
Saya ingat dengan cerita abang saya di mana saat dia menjadi koas obgyn, suster-suster selalu menyuruh para koas mencuci alat yang bahkan tidak disentuh oleh para koas tersebut.
Tapi suatu ketika ketika abang saya kembali ke rumah sakit tersebut menjadi residen, terdengar teriakan, "KOOAAASSSS.... ITU ALAT SIAAAPAAAA YAAANGG MAKEEEE??? CUCIIIIII!!!!"
dan dengan gaya cool yang bisa saya ambil dari ceritanya, dia menjawab "Gue yang make, kenapa?"
dan suster itu langsung diem, dan menjawab.. "Enggak dok, kirain koas yang make.."
Hehehe..
Yang jadi pertanyaan sekarang, "bisa ga si jadi dokter tanpa jadi koas?"
:-D