Saturday, April 18, 2009

Travelling at Jogjakarta



Wah... udah lama pulang dari Jogja, tapi saya belum berbagi cerita di blog ini..

Jadi begini ceritanya, kemarin itu saya menjalani pendidikan kepaniteraan forensik atau ilmu kedokteran kehakiman di Fakultas Kedokteran UGM dan RSUP dr.Sardjito selama 5 minggu.. Karena saya datang lebih awal dan pulang lebih akhir dibanding teman2 saya, maka taruhlah kurang lebih 6 minggu saya berada di Jogja..

Berhubung jarang2 saya ke Jogja, maka gaya hidup yang diterapkan adalah semi wisatawan dan anak kos.. Jogjakarta merupakan kota yang enak ditinggali menurut saya, dibandingkan dengan Jakarta..
Ini ulasan singkat dari saya tentang Jogjakarta..


1. Suhu


Suhu di Jogjakarta berkisar antara 27-35 derajat Celcius.. 35 derajat merupakan suhu terpanas Jogja ketika saya di sana, biasanya antara jam 2-3 siang.. Malam hari terkadang Jogja agak panas dengan suhu maximal 30 derajat Celcius.. Walaupun begitu, bisa dipastikan setiap pagi, udara di Jogja lumayan dingin.. Air minum yang ditaruh di dalam teko bisa terasa sejuk di pagi hari..


2. Transport


Seperti kota2 besar di Indonesia, Jogja dipenuhi oleh sepeda motor.. Walaupun di Jakarta pengendara motor kebanyakan nyolot, ga tau diri, punya rem tapi ga mau nge-rem, egonya tinggi, minta cepet mati, skill mereka lebih jago dibanding pengendara motor di Jogja yang mayoritas anak kost-an.. Jika anda berminat tinggal di Jogja, maka memiliki motor hampir merupakan keharusan, karena memudahkan..

Di Jogja terdapat bus2 ukuran sedang dengan tarif 2500 perak sekali naik.. Jika ingin bepergian dalam kota, maka lebih baik naik TransJogja dengan tarif 3000 perak.. TransJogja adalah TransJakarta BusWay versi mini.. Shelter transJogja juga amat mini.. Pengalaman pertama saya naik TransJogja, AC-nya amat sangat panas.. Tapi setelah itu kualitas bus yang saya naiki cukup lumayan.. Jika ingin bepergian ke luar kota atau tempat wisata di luar kota, maka lebih baik naik bus / transjogja ke terminal terdekat..

Becak masih terdapat di Jogja.. Jadi bila anda bepergian naik mobil di Jogja, becak bisa menjadi suatu “halangan” dalam perjalanan..

Taksi Jogja juga banyak jenisnya.. Walau saya tak pernah naik taksi, saya bisa tau rata2 supir taksi Jogja sama ugal2annya dengan yang di Jakarta..


3. People


Orang2 aseli Jogja cukup ramah.. Yang pasti, jika bertanya jalan atau arah, mereka cukup senang untuk bisa membantu.. Jadi jangan ragu untuk bertanya di sini, dari pada nyasar.. Anak2 muda di sini sudah bergaya seperti di Jakarta, dengan celana pensil yang menyempit di bawah itu..


Untuk makanan dan tempat wisata, bersambung dulu ya...

Tuesday, April 14, 2009

Marley and Me




Another great movie was made! To be truthful, I was cried when I saw this movie. Somehow it touched the deepest part of my heart :-P

Marley and Me was played by Owen Wilson, Jennifer Aniston, and about 14 Labrador dogs (as Marley). This movie was made the last quarter of last year. Marley and Me was an adapted movie from a journal by Jake Grogan himself. In the movie, Owen Wilson characterized as Grogan. This movie told you the story about the life of Jake Grogan, his wife, his three kids, and Marley, his neurotic dogs. Marley had been there from the early life of Grogan's and her wife's. He had been there when the family was happy, sad, or during time they were annoyed each other. To sum up, this movie shows drama, comedy, from Grogan's life.

I recommend this movie for you!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...